Beranda

Kamis, 06 Februari 2025

GANESHA BERBUSANA MERAH

Inilah dasar sastra dalam Ganapati Stotram mengapa arca Ganesha di kuil-kuil Hindu etnis India kebanyakan berwarna merah, dihias dengan permata merah di bagian keningnya, dan sesajinya adalah bubur manis dan susu


Om pallavi rakta ganapatim

bhaje aham ratna simha

Asana patim surapatim

 

Artinya:

Hamba memuja Ganapati yang berwarna merah, penguasa (yaitu duduk di atas) singgasana bertatahkan permata, Ganesha penguasa para Deva

 

Om anupallavi raktāmbara dharam

raga dveśa adi haram

parvati priyakaram mohanakaram

 

Artinya:

Dewa Ganesha yang mengenakan pakaian merah, penghilang nafsu dan kebencian, yang dikasihi/disayang oleh Devi Parvati, Deva yang menganugerahkan pesona,

 

Om caranam parasurama kśetra prabhavam

payasānna homa adi vibhavam

panca krtyātita svabhavam

bhakta jana adi samuha vaibhavam

sakala karyārtha siddhidam sthiram

vama deva adi pujitam varam

varija bhava vandita vallabhaisam

guru guha nutam paramaśiva sutam


Artinya:

Dewa Ganesha yang memberikan kemuliaan kepada Parasurama Kśetra (Kerala), Ganesha (Ia) yang senang dengan persembahan Payasanna (bubur nasi susu manis) sebagai yadnya, IA yang sifat sejatinya melampaui lima tindakan, yang dipuja oleh masyarakat penyembah dan lainnya, pemberi keberhasilan dalam segala perbuatan, yang kekal, yang terkemuka yang dipuja oleh (Rsi seperti) Vamadeva, penguasa dewi Vallabha, diberi hormat dengan singgasana kelahiran teratai (Brahma), yang dipuji oleh Guruguha,  Ganesha IA putra Paramaśiwa yang Agung

 

Penjelasan:

Warna merah pada arca Ganesha: 

1. sesuai dengan fungsi-Nya sebagai dewa yang penuh kekuatan penghancur segala halangan dan rintangan

2. mencerminkan sebagai dewa inteleks, kecerdasan dan kejayaan

3. diantara semua warna maka merahlah yang paling mencolok, ini sesuai dengan anugerah Dewa Wisnu kepada Ganesha bahwa Ganesha lah yang harus dipuja pertama kali oleh manusia dalam melakukan upacara yajna.

BRATA SIWARATRI: MELANTUNKAN SERIBU NAMA SIWA BERARTI SECARA TERUS-MENERUS MENGUPAYAKAN PERSAMAAN FREKUENSI DALAM DIRI DENGAN FREKUENSI SANG MAHADEWA, SEHINGGA SANG PELANTUN BISA MENGALAMI KE-SIWA-AN DALAM DIRI

Oleh : Aguswi Siwaratri, sebuah hari raya Hindu yang sangat agung dan penuh makna, sangat disayangkan bila dilewatkan begitu saja. Diantara ...