Beranda

Senin, 22 Desember 2025

Metode Rahasia Untuk Panjang Umur atau Awet Muda

Lakukan Ini Sebagai Salah Satu Metode

Ribuan tahun lalu para ahli Ayurveda telah mengetahui manfaat yang luar biasa dari melakukan sadhana upawasa (puasa). Begitu juga Sains modern telah membuktikan manfaat puasa yang sangat signifikan pada tubuh. Dr. Yoshinori Ohsumi melalui penelitiannya telah membuktikan bahwa saat tubuh tidak mendapatkan makanan dalam jangka waktu tertentu, ia memasuki fase pembersihan alami yang disebut Autophagy yang berarti self eating, suatu proses saat tubuh menghancurkan dan mendaur ulang sel-sel yang rusak atau berbahaya, termasuk yang berpotensi menyebabkan penyakit seperti kanker dan Alzheimer. Setelah 12 jam tanpa makanan, tubuh mulai mengaktifkan 'survival repair mode' dengan beralih membakar lemak sebagai sumber energi. Pada jam ke-16, autophagy mulai bekerja untuk membersihkan sel-sel rusak dan protein yang tidak berfungsi. Proses ini juga meningkatkan produksi hormon pertumbuhan yang mendukung regenerasi jaringan. Sel induk mulai beregenerasi, peradangan berkurang, dan sistem kekebalan tubuh diperbarui dengan sel-sel imun baru. Autophagy turut berperan dalam membersihkan racun, logam berat, dan sel pra-kanker, menjadikannya mekanisme penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Menurut sastra Ayurveda, ada beberapa jenis puasa:

1.  1. Puasa hanya minum air putih: ini merangsang mekanisme detoksifikasi tubuh.

2. 2. Puasa hanya makan buah dan sayuran segar: menyediakan nutrisi saat mengistirahatkan         saluran pencernaan.

3. 3. Puasa selama periode waktu tertentu: membatasi rutinitas makan harian, misal hanya              makan setelah 8 jam. Metode ini mudah diterapkan dalam rutinitas sehari-hari.

Puasa selama 1-3 hari akan memberikan kesempatan badan dan pikiran untuk istirahat dan mengembalikan keseimbangannya. Menurut Ayurveda, puasa yang ideal adalah selama 24-36 jam. Ini akan memberikan sistem pencernaan anda istirahat selagi tetap menyediakan cukup waktu bagi badan untuk puasa dan mendapatkan manfaatnya. Jika lebih lama dari 36 jam maka akan beresiko kekurangan nutrisi dan energi.

Pada mulanya puasa bisa dilakukan selama 24 jam dan amati yang terjadi pada diri sendiri. Anda dapat meningkatkan selama 36 jam jika memungkinkan, kuncinya adalah rasakan tubuh anda sendiri dan jangan memaksa diri sendiri melewati batasannya. Puasa singkat yang dilakukan dengan baik adalah lebih baik dari pada puasa yang lebih lama tetapi berakhir dengan kondisi yang lemah dan sakit.

Waktu yang terbaik untuk puasa menurut Ayurveda adalah selama periode Kapha dalam siklus 24 jam, yaitu dari jam 6 pagi hingga 10 pagi, dan jam 6 sore hingga jam 10 malam. Puasa bisa dilakukan dari periode Kapha pagi hari hingga periode Kapha malam hari, atau periode Kapha pagi hari hingga Kapha pagi hari esoknya, atau periode malam hingga malam esoknya. Energi badan sangat stabil dan tenang selama periode ini. Puasa pada periode ini bisa membantu anda mengatur keseimbangan dan mendapatkan manfaat yang maksimal.

Hari-hari sebelum melakukan puasa hendaknya mengkonsumsi makanan yang ringan yang mudah dicerna oleh tubuh, misalnya misalnya nasi, sayuran rebus, dan buah-buahan. Hindari memakan daging, produk susu, dan biji-bijian. Ini akan membuat transisi tubuh memasuki kondisi puasa menjadi lebih halus. Ketika puasa selesai, akhiri dengan meminum air hangat dicampur lemon, kemudian jus buah beberapa saat kemudian. Untuk selanjutnya makan seperti biasa.

 

Manfaat puasa:

1.    Sel-sel tubuh yang muda dan kuat mulai memecah dan mengurai sel-sel yang tua yang sudah tidak produktif, protein yang telah lama mengendap dalam sel-sel juga dihancurkan. Proses pembersihan sel-sel inilah yang disebut autophagy. Ini adalah salah satu cara yang sangat efektif untuk mencegah penuaan dini dan mengurangi resiko terkena penyakit. Puasa membantu anda meremajakan sel-sel tubuh dan berfungsi lebih sempurna.

2.  Tubuh akan memfokuskan energinya pada proses detoksifikasi dalam badan yang disebut ama pachana.

3.    Membantu mengurangi peradangan dan memperkuat fungsi otak. Badan memproduksi enzim ketone (senyawa dari acetone, acetoacetic acid, beta-hydroxybutyric) yang bisa bertindak sebagai sumber energi bagi otak.

4.    Enzim ketone bahkan bisa membantu menghasilkan jalur syaraf baru dalam otak.

5.    Tubuh menjadi berumur panjang dan mendukung masa tua yang sehat.

6.  Puasa yang dilakukan secara periodik mampu memperlambat penuaan sel-sel tubuh dan mendorong proses pembersihan sel-sel yang sudah tidak produktif, inilah cara tubuh untuk membersihkan residu dan toksin pada tingkat sel.

7.   Memberikan kesempatan organ pencernaan beristirahat sehingga fungsi organ pencernaan meningkat,

8. Memacu regenerasi sel-sel tubuh dan jaringan tubuh mengalami peremajaan, dan ini memungkinkan tubuh menjadi panjang umur.

9.    Memperbaiki ketidakseimbangan dan membangun harmoni dalam tubuh dan pikiran.

10 Menstabilkan unsur api dalam tubuh yang dibutuhkan untuk kesehatan, imunitas, dan metabolism.

11. Memperkuat fungsi organ vital tubuh, sehingga tubuh memiliki kemampuan penyembuhan diri dan anti penuaan dini.

12. Mendorong energi tubuh menjadi lebih sempurna dan pikiran menjadi lebih jernih. Menjadi memiliki tingkat pengendalian diri yang tinggi. 

 

Beberapa kelompok orang tidak dianjurkan untuk melakukan puasa:

1.  Wanita hamil atau menyusui: puasa bisa menurunkan energi dan nutrisi sang ibu selama periode kehamilan atau menyusui

2.    Anak-anak yang rentan dengan stunting: perkembangan badan memerlukan nutrisi dan energi yang konsisten, puasa bisa memperparah stunting.

3.   Kelompok tua renta dan yang lemah: puasa dapat menurunkan imunitas dan ketahanan tubuh.

4.  Yang kurang berat badan: pada dasarnya individu yang kurang berat badan berarti kekurangan simpanan lemak untuk menjaga energi selama puasa.

5.    Berpenyakit kronis: diabetes, penyakit jantung, atau penyakit saluran pencernaan bisa menjadi lebih parah dengan puasa.    

 

Saat puasa ada beberapa petunjuk yang perlu diperhatikan:

1.    Boleh minum air hangat bercampur lemon untuk menjaga hidrasi, ini akan membantu membersihkan toksin dalam tubuh.

2.    Istirahat secara cukup untuk menghemat energi. Namun yoga asana justru dianjurkan karena yoga asana akan mengisi tubuh dengan energi.

3.    Boleh minum teh herbal untuk mereda naluri berkeinginan dan menjaga sistem pencernaan.

4.    Sibukkan diri dengan aktivitas yang ringan seperti meditasi, membaca, dll. Jangan memikirkan makanan.

5.    Akhiri puasa dengan dengan makanan yang ringan seperti bubur kacang hijau, buah segar, yogurt, atau air kelapa. Hindari makanan yang berat dan berminyak.

6.    Rilekkan tubuh dan rasakan tubuh sendiri. Jika pada level tertentu anda merasa kurang nyaman, segera akhiri puasa. Puasa harusnya membuat anda merasa ringan dan pikiran jernih, bukan lemah dan rasa mual.

7.    Hindari untuk merokok, minuman beralkohol, atau drug. Karena bisa mengganggu proses detoksifikasi dalam tubuh.   

 

 

 

 

BRATA SIWARATRI: MELANTUNKAN SERIBU NAMA SIWA BERARTI SECARA TERUS-MENERUS MENGUPAYAKAN PERSAMAAN FREKUENSI DALAM DIRI DENGAN FREKUENSI SANG MAHADEWA, SEHINGGA SANG PELANTUN BISA MENGALAMI KE-SIWA-AN DALAM DIRI

Oleh : Aguswi Siwaratri, sebuah hari raya Hindu yang sangat agung dan penuh makna, sangat disayangkan bila dilewatkan begitu saja. Diantara ...