Beranda

Tampilkan postingan dengan label wacika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wacika. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Agustus 2018

OJO WATON NGOMONG, NANGING NGOMONGO NGANGGO WEWATON

Kualitas atau pun harga diri seseorang itu tolok ukurnya adalah pada perilakunya, itulah yang menjadi tolok ukur. Prilaku yang menunjukkan sifat kepanditaan (yang mulia) adalah sabar, tanpa pamrih, tenang dan halus budinya. Dan jika ada seorang pandita/pendeta/ulama tidak menunjukkan sifat-sifat itu maka ia tidak akan dihormati selayaknya seorang yang sangat terhormat dan dia hanya akan dianggap sebagai manusia awam saja. 

Hal ini dinyatakan dalam Kekawin Nitisastra Sargah I.6:

Jroning wwé parimāna nāla gaganging tuñjung dawut kawruhi
Yan ring jātikula pracāra winaya mwang śīla karménggita
Yan ring paṇḍita ring kṣamā mudita śāntopékṣa ris mardawa
Sang śāstrajña wuwus nirāmrĕtā padanyāngdé sutusténg prajā

BRATA SIWARATRI: MELANTUNKAN SERIBU NAMA SIWA BERARTI SECARA TERUS-MENERUS MENGUPAYAKAN PERSAMAAN FREKUENSI DALAM DIRI DENGAN FREKUENSI SANG MAHADEWA, SEHINGGA SANG PELANTUN BISA MENGALAMI KE-SIWA-AN DALAM DIRI

Oleh : Aguswi Siwaratri, sebuah hari raya Hindu yang sangat agung dan penuh makna, sangat disayangkan bila dilewatkan begitu saja. Diantara ...