Dan itu akan menciptakan karma buruk bagimu
Apa saja yang menjadikan pikiran
manusia tidak murni lagi? Tentu berbagai pemikiran buruk, pemikiran negatif,
pemikiran tentang dirinya yang lemah, tidak percaya diri, pemikiran tentang
ego, marah, dan sebagainya. Antara human mind dengan mind cosmic terjadi suatu hubungan yang
saling mempengaruhi satu sama lain. Seseorang yang pikirannya lemah apabila
berada di suatu tempat yang sakral atau suci, dengan cara-cara tertentu
pikirannya akan dikuatkan, dialiri dengan kemurnian atau kesakralan tempat tersebut.
Namun sebaliknya bila tempat tersebut memancarkan power negatif yang sangat
kuat maka juga akan membuat pikiran seseorang yang lemah akan menjadi lebih
melemah hingga pada level-level tertentu. Bahkan bisa mengacaukan pikiran kuat
seseorang sekalipun, seperti misalnya sulitnya berkonsentrasi di tempat
tersebut, atau berbagai bayangan pengganggu yang terlintas dalam pikiran. Dan
pada level-level tertentu human mind-lah yang
mempengaruhi mind cosmic, misal
seorang atau beberapa orang terlatih yang mempunya pikiran yang kuat, yang
murni dan memiliki kemampuan konsentrasi yang tinggi, yang sendiri atau
bersama-sama mengucapkan mantra suci di suatu tempat, maka tempat tersebut akan
terpengaruh oleh kemurnian dari orang tersebut.
Pemikiran yang baik akan memancarkan
gelombang energi (atau frekuensi) yang baik pula dan
pemikiran yang buruk akan memancarkan gelombang yang buruk pula. Jadi
berhati-hatilah dalam berpikir oleh karena dengan pikiran kita berarti kita mempengaruhi
lingkungan yang ada di sekitar kita, kalau pikiran kita
dipenuhi dengan pemikiran yang buruk maka sama halnya kita
membuang sampah pemikiran/muatan-muatan
buruk di atmosfir, dan sudah tentu muatan-muatan buruk itu akan mempengaruhi
orang lain pula, dan itu berarti karma buruk bagi kita
sendiri. Secara etheric,
pemikiran buruk kita telah ikut andil dalam menciptakan kekacauan dunia, dan
tentu tidak bisa disangkal bahwa ini menjadi karma buruk bagi kehidupan kita
sendiri.
Suatu misal sebuah rumah dimana
penghuninya sedang tidak harmonis satu sama lain, maka atmosfir dalam rumah
tersebut akan terasa tidak menentu, sederhananya kita akan merasa tidak nyaman
bila berada di dalamnya, kita seperti merasa ingin cepat-cepat pergi dari
tempat itu, atau bahkan kepala kita bisa pusing oleh
karena pengaruh kuat dari muatan-muatan buruk dalam atmosfir rumah tersebut.
Jadi milikilah
selalu pemikiran yang baik, dengan pemikiran yang baik maka pikiran kita akan
semakin tangguh tak tergoyahkan dimanapun kita berada. Justru dengan pemikiran
baik yang tangguh itu kita bisa pengaruhi atau pancarkan kepada lingkungan kita
untuk kebaikan bersama. Dengan pemikiran baik yang tangguh itu pula berarti
kita turut serta menjadi Pencipta Harmoni dalam lingkungan kita, dan ini
menjadi karma baik yang luar biasa. Dalam situasi yang sekarang ini disaat
pandemi mewabah, banyak bencana alam misal banjir tanah longsor dan semuanya
membawa korban yang sangat banyak; jangan bertanya dan protes kepada alam
mengapa bencana ini terjadi apa kesalahan manusia, tetapi pikirkan apa yang
bisa kita berikan kepada alam untuk semua bencana ini. Pikirkan bagaimana agar
orang-orang yang stress dan terdampak oleh berbagai bencana tadi menjadi
teringankan stresnya, minimal di lingkungan kita masing-masing. Ciptakan
Harmoni dengan cara yang kita mampu dan pancarkan Harmoni itu kepada lingkungan
kita.
Ingatlah selalu
bahwa dunia ini akan selalu memantulkan apapun perilaku penghuninya, jika
perilaku penghuninya buruk maka dunia juga akan memberikan keburukan kepada
kita. Dan sebaliknya jika kita berperilaku yang baik maka dunia akan
memancarkan keharmonian kepada kehidupan kita.
Dalam
sastra-sastra kuno diberikan cara-cara bagaimana agar kita mampu menetralisir
berbagai pemikiran buruk dalam human mind
kita, seperti misalnya ajaran Rsi Patanjali dalam Kitab Yoga Sutra bahwa dengan
Yoga manusia bisa memiliki kendali atas pikiranya sendiri, dan berarti pula
memiliki kendali atas hidupnya sendiri.
Dalam konsep
Sains, frekuensi pun bisa diolah menjadi penetralisir berbagai
gelombang/getaran/muatan buruk dalam human
mind atau pun mind cosmic sekalipun.
Frekuensi bisa diolah dalam bentuk yang applicable
untuk kebaikan manusia, misal dalam bentuk musik, atau benda-benda yang
berfrekuensi.
Bukti nyata bahwa
musik bisa menenangkan pikiran kita bisa kita coba ketika pikiran sedang suntuk
lalu dengarkan musik instrumen yang slow dan halus maka pikiran kita akan
terbawa oleh alunan musik itu sehingga pikiran kita menjadi rileks dan
sedikit-banyak akan membantu pikiran kita menjadi lebih tenang. Saat pikiran
kita sedang serius memikirkan dalam-dalam tentang sesuatu lalu diperdengarkan
musik keras dengan nada yang tidak karuan
maka pikiran akan semakin kacau dan gagal konsentrasi. Ini bukti nyata bahwa
frekuensi dalam alunan musik itu mampu mempengaruhi pikiran manusia untuk
menjadi lebih tenang atau pun menjadi kacau.
Dalam Sains banyak
produk-produk yang diciptakan dan diiklankan di TV atau media sosial yang
dibuat dengan desain tertentu dan tambahan bahan-bahan alami yang memancarkan
gelombang energi atau frekuensi tertentu yang berpengaruh baik pada tubuh atau
pun pikiran manusia. Contoh pusat-pusat Spa yang banyak menggunakan batuan
alami yang memancarkan gelombang energi/frekuensi untuk terapi. Dan ini semua
ini tidak bisa kita sangkal bahwa frekuensi yang terkandung ataupun dikemas
dengan desain tertentu akan membantu kehidupan manusia untuk menuju hidup yang
Harmoni, baik Mind, Body and Spirit.
Rahayu Sagung Dumadi