Perubahan tata kehidupan di era global terjadi karena didukung oleh
perkembangan teknologi yang sangat pesat telah membawa berbagai kemudahan. Kemudahan
dimaksud seperti kecepatan berkomunikasi, persahabatn lintas tempat dengan hilangnya
sekat-sekat batas wilayah antar daerah bahkan negara, kemudahan memperoleh
informasi dari berbagai belahan dunia baik yang bersifat ilmiah, popular dan instan,
tetapi di sisi lain teknologi juga dapat berpengaruh negatif, mudahnya
mendapatkan informasi yang bersifat sampah seperti gambar tak senonoh, juga pada
bentuk penanaman paham yang bersifat agitasi (penyebaran kebencian) pada paham
lain yang sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip bertuhan yang pluralis dan
multikultural.Manusia hidup tidak sendiri, alam ini diciptakan oleh Sang Hyang Widhi dengan ciptaan yang beragam. Setiap ciptaan akan membutuhkan maupun dibutuhkan oleh yang lain. Harmoni diantara ciptaan-Nya adalah sebuah kewajiban agung dari setiap makhluk. Harmoni dengan seluruh isi Jagad Raya.
Beranda
Tampilkan postingan dengan label bhinneka tunggal ika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bhinneka tunggal ika. Tampilkan semua postingan
Rabu, 06 Juni 2018
Pluralisme dan multikulturalisme
Perubahan tata kehidupan di era global terjadi karena didukung oleh
perkembangan teknologi yang sangat pesat telah membawa berbagai kemudahan. Kemudahan
dimaksud seperti kecepatan berkomunikasi, persahabatn lintas tempat dengan hilangnya
sekat-sekat batas wilayah antar daerah bahkan negara, kemudahan memperoleh
informasi dari berbagai belahan dunia baik yang bersifat ilmiah, popular dan instan,
tetapi di sisi lain teknologi juga dapat berpengaruh negatif, mudahnya
mendapatkan informasi yang bersifat sampah seperti gambar tak senonoh, juga pada
bentuk penanaman paham yang bersifat agitasi (penyebaran kebencian) pada paham
lain yang sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip bertuhan yang pluralis dan
multikultural.
Langganan:
Postingan (Atom)
BRATA SIWARATRI: MELANTUNKAN SERIBU NAMA SIWA BERARTI SECARA TERUS-MENERUS MENGUPAYAKAN PERSAMAAN FREKUENSI DALAM DIRI DENGAN FREKUENSI SANG MAHADEWA, SEHINGGA SANG PELANTUN BISA MENGALAMI KE-SIWA-AN DALAM DIRI
Oleh : Aguswi Siwaratri, sebuah hari raya Hindu yang sangat agung dan penuh makna, sangat disayangkan bila dilewatkan begitu saja. Diantara ...