Semua orang pasti sudah tahu apa itu komputer. Sebuah alat yang
terbilang canggih yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari
rumah tangga, sekolah, perkantoran, bisnis, perusahaan hingga pemerintahan dan
masih banyak lagi instansi-instansi yang lain yang menggunakan komputer sebagai
salah satu alat operasionalnya. Alat yang satu ini bisa dibuat menjadi
multi-fungsi. Dan anda akan sangat kagum apabila anda mengikuti berita
perkembangan teknologi negara-negara
maju dimana komputer merupakan alat kendali yang utama. Begitu juga
dengan pikiran merupakan alat kendali yang utama pada tubuh manusia. Pikiran
adalah gudang segala keinginan, dan pemenuhan keinginan itu hanya pikiran itu
sendirilah yang bisa melakukannya. Pikiran memenuhi keinginan pikiran itu
sendiri.
Komputer akan bisa dioperasikan dengan lancar apabila komputer itu bebas
dari virus-virus yang mengganggu, seperti virus Brontok, Trojan dan sebagainya.
Apabila di dalam komputer itu ada virusnya maka tidak dapat dioperasikan dengan
maksimal karena ada gangguan di dalamnya, dan bahkan komputer itu bisa mati
total karenanya. Ada
virus yang merusak file dari pengguna
komputer itu tanpa merusak sistem
tetapi ada juga virus yang merusak sistem
komputer sehingga semua file secara
otomatis juga rusak. Dan virus yang merusak sistem inilah yang paling berat dan
berbahaya karena komputer bisa rusak total. Untuk menghindari terjadinya hal
seperti ini adalah dengan menginstal antivirus pada komputer tersebut, sehingga
ketika ada virus masuk anti virus akan segera melenyapkan virus itu dengan
segera, dan bebaslah komputer itu dari virus. Antivirus pun harus di update
setiap saat agar kuat menghadapi virus yang kemungkinan besar bisa masuk.
Sebenarnya cara kerja komputer adalah sebagian kecil dari cara kerja
pikiran. Hanya pikiran yang bersih saja yang bisa mendatangkan kebahagiaan
hidup, pikiran yang bersih adalah
pikiran yang bebas dari pemikiran-pemikiran yang buruk. Pemikiran yang buruk
inilah yang diibaratkan sebagai virus di dalam komputer. Apabila pikiran
memelihara pemikiran-pemikiran yang buruk maka ia lambat laun akan mengalami
gangguan di dalamnya seperti stres, depresi, rasa marah, rasa sesal, gila,
emosional yang tinggi dan lain-lain. Pikiran menjadi tidak bisa berpikir dengan
jernih karena terjangkit oleh pemikiran-pemikiran yang buruk itu. Ketika ada
masalah pikiran itu menjadi bingung mencari jalan pemecahannya karena semua
jalan pemikiran tersumbat oleh pemikiran yang buruk yang berperan sebagai
virus. Dan seperti layaknya komputer yang mati total karena terjangkit virus,
pikiran pun sangat mungkin bisa berhenti berfungsi secara normal alias GILA.
Ibarat jenis-jenis virus pada komputer, besar kecilnya gangguan yang terjadi
pada pikiran tergantung kepada jenis pemikiran-pemikiran buruk yang ada pada
pikiran itu sendiri. Ada
yang hanya menimbulkan stres ringan, ada yang mengakibatkan penyakit dalam
tubuh, bahkan ada pemikiran buruk yang sampai menimbulkan kematian. Suatu
contoh apabila orang banyak marah maka pelan tapi pasti secara fisik akan
mempengaruhi kesehatan jantungnya, dan apabila hal ini sering terjadi maka
orang itu akan mempunyai penyakit jantung. Dalam keadaan berpenyakit jantung
apabila ia masih sering berperilaku marah-marah maka bukan tidak mungkin ia
akan mengalami kematian karena penyakit itu yang sebenarnya bersumber dari rasa
marah yang tak terkendalikan. Coba lihat orang gila, sebenarnya hanya
pikirannyalah yang terganggu. Orang gila adalah orang yang sakit pikirannya.
Jalan pikirannya yang normal tersumbat oleh pemikiran-pemikiran yang buruk
sehingga orang itu lupa dengan identitas dirinya yang sebenarnya; alias GILA.
Seperti halnya antivirus yang harus diinstal pada komputer untuk
mencegah adanya virus yang masuk, pikiran pun harus mempunyai senjata yang
ampuh untuk melibas pemikiran-pemikiran yang buruk dan mencegah adanya
pemikiran-pemikiran buruk yang lain
untuk masuk ke dalamnya. Salah satu cara yang bisa digunakan sebagai senjata
yang ampuh itu adalah dengan melakukan meditasi. Seperti halnya antivirus yang
harus di update secara rutin, meditasi pun harus dilaksanakan sebagai rutinitas
sehari-hari agar pikiran memiliki pemikiran yang kuat, bersih, dan bebas dari
pemikiran-pemikiran yang buruk. Secara tidak kita sadari banyak sekali
pemikiran-pemikiran buruk yang ada pada pikiran yang dialami seseorang dari
masa kecil hingga dewasa. Ketika masih kanak-kanak apabila pernah disakiti oleh
orang lain maka akan menimbulkan rasa
trauma, ingatan itu akan terbawa hingga dewasa; itulah salah satu contoh
pemikiran yang buruk. Rasa trauma akan menjadikan orang hilang kepercayaan
terhadap diri sendiri.
Untuk menghilangkan virus yang ada pada komputer maka antivirus
harus melakukan scanning pada semua sistem dan file yang ada. Begitu pula dengan melakukan meditasi berarti seseorang
dengan sendirinya melakukan scanning pada semua pemikiran yang ada pada
pikirannya, meliputi pemikiran yang baik dan yang buruk. Ketika melakukan
meditasi seseorang akan terbayang kejadian-kejadian masa kecilnya, baik yang
menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan. Sedikit demi sedikit pemikiran
yang buruk itu akan tersingkir dari pikiran, ingatan-ingatan yang merugikan
pikiran akan musnah oleh kekuatan dari meditasi itu. Seberapa jauh seseorang
melakukan meditasi sebagai rutinitas sehari-hari, maka sejauh itu pula ia
membebaskan pikirannya sendiri dari pemikiran-pemikiran yang buruk. Orang yang
melakukan meditasi secara rutin maka pikirannya akan terbebas dari rasa stres,
depresi, marah, egoisme dan penyakit baik fisik maupun pikiran. Ia akan
memiliki pemikiran yang kuat dan memiliki kharismatik. Ia akan terhindar dari
hal-hal yang buruk dalam kehidupannya. Bukan berarti ia terbebas dari karma
buruk masa lampau, karma masa lampau tetap akan terjadi. Tetapi ke masa depan
ia akan menciptakan karma yang baik. Dalam hal berbuat ia akan terhindar dari
perbuatan-perbuatan yang tercela. Kesadaran spiritual yang tinggi akan tumbuh
dalam pikiran seseorang yang sering melakukan meditasi. Pikiran akan selalu
diliputi oleh kebahagiaan dan kedamaian. Pikiran yang bersih dan memiliki power yang besar akan mampu memenuhi
keinginan pikiran itu sendiri. Dengan pikiran kita menjadi “Mastermind” dari kehidupan kita sendiri di masa depan. Kita adalah
“The Master” dari tujuan hidup kita sendiri.
Apabila menginginkan agar komputer bisa beroperasional dengan cepat
maka harus menggunakan Pentium 4, jangan sampai menggunakan Pentium 1 karena
komputer akan bekerja lambat. Meditasi yang dilakukan secara rutin akan dapat
meningkatkan kemampuan maupun kekuatan pikiran. Pikiran akan memiliki kinerja
yang lebih cepat, ibarat komputer Pentium 4. Melakukan meditasi berarti
melakukan pengasahan untuk mempertajam “Pisau”
dalam diri yaitu pikiran.
Pesan penulis adalah lakukanlah meditasi meskipun hanya 5 – 10 menit
setiap hari sebagai sadhana spiritual. Kedamaian dan kebahagiaan hanya ada di
dalam diri kita sendiri, bukan di tempat lain. Atman yang ada dalam diri
kitalah sumber kedamaian dan kebahagiaan itu.
Oleh:
AGUS WIDODO
(Satriyo Jawa)
Bogor - Jawa Barat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar