ARYABHATT (476 SM)
PAKAR ASTRONOMI AND MATHEMATIKA
Aryabhatt lahir pada 476 Sebelum Masehi di
Kusumpur.Beliaulah yang menjelajahi batas-batas matematika dan astronomi. Pada
499 SM, pada saat beliau berusia 23 tahun, beliau menulis teks tentang
astronomi dan risalat non - paralel dalam matematika berjudul
"Aryabhatiyam." Beliau merumuskan proses kalkulasi pergerakan planet
- planet dan saat-saat gerhana. Aryabhatt adalah yang pertama kali
memproklamirkan bahwa bumi berbentuk bundar, berputar pada sumbunya, mengitari
matahari - 1000 tahun sebelum Copernicus mempublikasikan teori heliosentris.
Beliau juga dikenal karena menghitung p (phi)
hingga empat digit di belakang koma: 3,1416 dan juga membuat tabel
trigonometri. Beratus - ratus tahun kemudian, pada tahun 825 M, matematikawan
Arab, Mohammed Ibna Musa mengamini bahwa nilai phi diambil dari India,
"Nilai ini telah diberikan oleh Hindu." Dan yang terpenting,
kontribusinya yang paling spektakuler adalah konsep angka nol, yang tanpanya
tak mungkin ada teknologi komputer moderen seperti sekarang ini. Aryabhatt
adalah Sang Virtuoso dalam bidang matematika.
BHASKARACHARYA II (1114-1183 M)
SANG JENIUS ALJABAR
Bhaskaracharya lahir di desa bernama Vijjadit
(Jalgaon) di Maharastra. Karya-karyanya meliputi Aljabar, Aritmetika dan
Geometri, bidang ilmu yang membuatnya kemasyuran dan keabadian. Karya
matematikanya diberi judul "Lilavati" dan "Bijaganita" dan
dipandang sebagai karya yang tak tertandingi dan fenomenal karena menunjukkan
kecerdasannya yang luar - biasa. Karena itulah, tidak mengherankan jika karya -
karyanya itu telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa - bahasa dunia.
Dalam salah satu risalahnya, "Siddhant
Shiromani" dia menuliskan posisi planet, gerhana, kosmografi teknik
matematika dan perlengkapan - perlengkapan astronomi. Dalam "Surya
Siddhant" dia membuat sebuah catatan tentang gaya gravitasi: "Benda -
benda terjatuh ke bumi disebabkan oleh gaya tarik bumi. Oleh sebab itu, bumi,
planet, konstelasi, bulan, dan matahari tetap berada di dalam orbitnya
disebabkan oleh gaya tarik ini." Bhaskaracharya adalah orang pertama yang
menemukan teori gravitasi, 500 tahun sebelum Sir Isaac Newton. Dia adalah
jawara di antara para matematikawan pada masa abad pertengahan India. Karya -
karyanya membakar imajinasi ilmuwan - ilmuwan Persia dan Eropa, yang melalui
penelitian terhadap karya - karyanya mendapatkan kemasyuran dan popularitas.
ACHARYA KANAD (600 SM)
PENEMU TEORI ATOM
Sebagai penemu "Vaisheshik Darshan" - salah satu dari
enam folosofi dasar India-Acharya Kanad adalah seorang jenius di bidang
filosofi.Beliau dipercaya terlahir di Prabhas Ksethra di dekat Dwarika di
Gujarat. Beliau adalah pionir di bidang realisme, hukum sebab - akibat dan
teori atom. Beliau mengklasifikasikan semua benda menjadi sembilan elemen,
yakni : bumi, air, cahaya, udara, ether, waktu, ruang, pikiran dan jiwa. Beliau
berkata,: Setiap benda ciptaan berasal dari atom - atom yang pada gilirannya
berhubungan satu dengan yang lainnya untuk kemudian membentuk molekul." Pernyataannya
mendahului John Dalton sekitar 2500 tahun berselang. Kanad juga menggambarkan dimensi dan
pergerakan atom dan reaksi kimianya dengan atom-atom lainnya. Sejarahwan
terkenal, T.N. Colebrook, pernah menyatakan, "Dibandingkan dengan para
ilmuwan Eropa, Kanad dan ilmuwan-ilmuwan India lainnya adalah para pakar global
dalam bidangnya."
NAGARJUNA (100 M)
SANG MASTER KIMIA
Terlahit di desa bernama Baluka, Madhya Pradesh, dia mendedikasikan
waktunya untuk melakukan penelitian selama 12 tahun, hingga menghasilkan
penemuan - penemuan luar biasa di bidang kimia dan metalurgi. Mahakarya
tertulis seperti "Ras Ratnakar," "Rashrudaya"
dan "Rasendramangal" adalah kontribusi fenomenalnya di bidang sains
kimia. Saat alkemis Inggris gagal dalam eksperimennya, Nagarjuna telah
menemukan proses kimia mentrasmutasi besi menjadi emas. Selain dikenal sebagai
pengarang buku - buku kedokteran seperti "Arogyamanjari" dan
"Yogasar," dia juga memberikan kontribusi yang sangat signifikan
terhadap pengobatan kuratif. Karena kejeniusan dan ke"mahabisaan"nya
ini, dia kemudian
dipercayakan menjadi Penasehat di universitas terkenal, University of Nalanda,
dan sampai saat ini masih tetap mengundang decak kagum ilmuwan modern.
ACHARYA CHARAKA (600 SM)
BAPAK KEDOKTERAN
Acharya Charaka telah dinobatkan sebagai Bapak Pengobatan. Karyanya
yang termasyur, "Charaka Samhita", dianggap sebagai ensiklopedinya
Ayurveda. Prinsip, diagnosis,dan penyembuhannya masih relevan karena mengandung
kebenaran ilmiah, bahkan setelah beratus - ratus tahun lamanya berselang.
Ketika sains anatomi dibingungkan oleh berbagai teori di Eropa, Acharya Charaka
menyingkap tabir melalui kejeniusannya yang tak tertandingi itu fakta - fakta
tentang anatomi manusia, embriologi, farmakologi, sirkulasi darah dan berbagai
macam penyakit, seperti diabetes, tuberkulosis, penyakit jantung, dan lain -
lain.
Dalam "Charaka Samhita" dia telah menjelaskan kualitas medis
serta fungsi dari 100.000 tanaman herbal. Dia telah pula menekankan pengaruh
diet dan aktivitas terhadap pikiran dan tubuh. Dia telah membuktikan korelasi
antara spiritualitas dan kesehatan fisik yang dikontribusikan luas melalui
diagnosis dan sains kuratif. Dia juga mengusulkan kode etis bagi para praktisi
pengobatan, dua abad sebelum dikumandangkannya sumpah Hippokrates di bidang
kedokteran. Melalui kejeniusan dan intuisinya, Acharya Charak memberikan sudut-
pandang yang sangat menyeluruh bagi pembelajaran Ayurweda. Dia selamanya
dikenang dalam sejarah sebagai salah satu rsi-ilmuwan yang terbaik dan terhormat.
VARAHAMIHIRA (499-587 M)
AHLI ASTROLOGI DAN ASTRONOMERA TERKENAL
Warahamihira adalah ahli astrologi dan astronomi yang merupakan salah
satu dari sembilan permata Raja Vikramaditya di Avanti (Ujjain). Buku
Warahamihira berjudul "Pancha Siddhanta" mendapatkan tempat yang
sangat terhormat di bidang astronomi. Dia mencatat bahwa bulan dan planet -
planet bersinar bukan atas sinarnya sendiri, melainkan karena memantulkan
cahaya matahari. Dalam bukunya yang lain, :"Bhurad Samhita" dan
"Bhurad Jatak," beliau menyingkap tabir cabang ilmu alam, seperti
geografi, konstelasi, sains, botani dan ilmu hewan. Dalam risalahnya tentang
botani, Varahamihira menyajikan penyembuhan atas berbagai macam penyakit yang
sering dialami oleh tanaman. Rsi- ilmuwan masih tetap eksis melalui
kontribusinya yang unik bagi sains astrologi dan astronomi.
ACHARYA PATANJALI (200 SM)
BAPAK YOGA
Sains Yoga adalah salah satu dari sekian banyak kontribusi India bagi
dunia. Hakekat Yoga adalah pencarian Kenyataan Sejati melalui latihan yang
berkesinambungan. Acharya Patanjali, sang penemu, terlahir di Gonda (Gonara),
Uttar Pradesh. Beliau mengembangkan metode pengaturan prana (nafas hidup)
sebagai sarana mengendalikan badan, pikiran dan jiwa. Hal ini memberi manfaat yang melimpah juga
bagi kesehatan dan kebahagiaan di dalam diri. ke-84 posisi yoga Patanjali
dengan efektif meningkatkan efisiensi sistem pernafasan, sirkulasi darah,
sistem saraf, pencernaan , sistem endokrin dan banyak organ lainnya di dalam
tubuh. Yoga memiliki delapan tahapan dimana Acharya Patanjali menunjukkan cara
mencapai rahmat Tuhan yang tertinggi melalui disiplin yama, nyama, asana,
pranayama, pratyahara, dhyana dan dharana. Sains Yoga telah meraih popularitas
karena pendekatan dan manfatnya yang ilmiah. Yoga juga menempati tempat
terhormat sebagai salah satu dari enam sistem filosofi di India. Acharya P
atanjali akan selamanya diingat dan dikenal sebagai seorang perintis dalam
bidang ilmu tentang disiplin diri, kebahagiaan sejati dan kesadaran diri.
ACHARYA BHARADWAJA (800 SM)
PERINTIS TEKNOLOGI PENERBANGAN
Acharya Bharadwaja melewatkan masa hidupnya di kota bernama Prayaga dan
merupakan penggubah Ayurweda dan fisika mekanik. Beliau mengarang kitab
"Yantra Sarvasva" yang telah menyertakan juga penemuan luar biasa
tentang ilmu penerbangan, ilmu ruang angkasa dan mesin terbang. Beliau telah
menjelaskan tiga kategori mesin terbang:
> Mesin terbang yang terbang di bumi dari satu tempat ke tempat lainnya.
> Mesin terbang yang melintasi satu planet ke planet lainnya.
> Mesin terbang yang melintasi satu alam semesta ke alam semesta lainnya.
Beliau mendesain dan mendeskripsikan sesuatu yang bahkan hingga pada
masa sekarang pun masih tetap mencengangkan dunia penerbangan. Kecemerlangannya
dalam bidang teknologi penerbangan tercermin dari teknik yang dijelaskan oleh
beliau:
> Rahasia
Tertinggi: Teknik untuk membuat mesin terbang agar tidak terlihat dengan
penerapan hukum cahaya matahari dan udara.
> Rahasia Kehidupan: Teknik untuk membuat mesin angkasa menjadi terlihat
melalui penerapan hukum listrik.
> Rahasia Spionase: Teknik rahasia untuk mendengarkan percakapan di
pesawat lain.
> Rahasia Visual: Teknik untuk melihat apa yang terjadi di pesawat lain.
Melalui penemuan yang inovatif dan brilian ini, Acharya Bharadwaja
telah dikenal sebagai perintis teknologi penerbangan.
ACHARYA KAPILA (3000 SM)
BAPAK KOSMOLOGI
Dikenal sebagai pendiri filsafat Sankya, Acarya Kapila dipercaya lahir
pada tahun 3000 SM dari hasil perkawinan orang suci Kardama dan Devhuti. Beliau
mempersembahkan kepada dunia apa yang dikenal dengan nama Sekolah Pikiran
Sankhya. Karyanya memberikan pencerahan dalam bidang prinsip - prinsip Jiwa
Tertinggi (Purusha). Materi mula (Prakrti) dan penciptaan.
Konsepnya tentng transformasi energi dan penjabarannya yang luar biasa
tentang atma, anatma dan elemen halus dari kosmos menempatkan beliau ke dalam
posisi kelas elit Sang Master - tiada tertandingi oleh ahli kosmologi manapun.
Dalam penjabarannya, Prakrti terinspirasi oleh Purusha, sehingga dikatakanlah bahwa
Prakrti adalah ibu dari penciptaan kosmis dan sumber dari segala energi. Layaklah kiranya
bila dikatakan bahwa Acarya Kapila mengkontribusikan babak baru bagi dunia
kosmologi. Karena observasi beliau yang ekstrasensorik dan penyingkapan tabir
rahasia penciptaan ini, beliau dikenal dan diberi penghargaan sebagai Bapak
Kosmologi.
Kapan ilmuwan dan
sastrawan generasi sekarang muncul...jauh ribuan tahun sebelum masehi dimana
banyak agama belum lahir dan dikatakan jaman yang kegelapan, faktanya ilmu,
sastra dan pengetahuannya lebih daripada yang muda, dimana yang muda belum bisa
baca tulis orang-orang jaman dahulu malah sudah asyik berselancar dan jangan sampai
penemuan-penemuan mereka diklaim lagi oleh "negara lain" setelah borobudur, gajahmada,
jayabaya, penumbal tanah jawa dll bahkan pandawa juga diklaim karena pusaka
jamus kalimasadanya hanya untuk kepentingan tertentu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar