Tanggal 28 hingga 30 Juni ini berbagai pusat penelitian antariksa merilis berita dari hasil pengamatan mereka bahwa terjadi konfigurasi segaris berbagai planet-planet yaitu Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus dan Uranus.
Lalu apa pengaruhnya dalam sistem tata surya kita terutama pada kehidupan manusia di Bumi?
Mari kita bermain analogi.
Bumi memiliki daya magnet yang besar hingga menciptakan gaya gravitasi atau gaya tarik sehingga meskipun Bumi berputar pada porosnya juga berputar mengelilingi Matahari namun berbagai makhluk tidak merasakan guncangan ataupun terlempar ke luar angkasa oleh karena selalu ditarik oleh gaya gravitasi yang merupakan daya magnet Bumi.
Lalu bagaimana dengan planet-planet lainnya?
Setiap planet lainnya memiliki daya magnetnya sendiri, buktinya adalah meskipun dipengaruhi oleh daya magnet Matahari namun tidak bergerak semakin mendekati Matahari dan tetap berada pada garis orbitnya. Dari daya magnet itulah menciptakan berbagai bentuk energi lainnya, misalnya daya magnet Bumi menciptakan gaya gravitasi Bumi. Begitu pula dengan planet-planet lainnya dari daya magnet yang dimilikinya membentuk satuan energi pula dalam ukuran frekuensi.
Coba kita bereksperimen dengan butiran-butiran magnet. Kita tempatkan posisi magnet itu bertebaran seolah seperti planet-planet dalam orbitnya namun tidak segaris, jika memiliki alat pengukurnya (alat ukur satuan daya magnet) maka akan menunjukkan skala tertentu. Lalu posisikan butiran-butiran magnet itu pada konfigurasi yang segaris, dan ukur lagi besaran daya magnetnya, maka akan menunjukkan skala yang lebih tinggi. Artinya bahwa jika butiran-butiran magnet itu dalam posisi yang segaris pada jarak tertentu maka akan menciptakan daya magnet yang lebih besar sehingga dapat pula dikatakan membentuk energi yang lebih besar.
Begitu pula dengan planet-planet yang membentuk konfigurasi segaris maka daya magnet yang terbentuk di sistem tata surya kita menjadi lebih besar sehingga dapat pula dikatakan energi yang terbentuk lebih besar dari biasanya. Dan logikanya, semakin besar energi maka jika setiap kehidupan bisa memanfaatkan dengan tepat maka akan semakin bermanfaat.
Kita memiliki pengetahuan sejak berabad-abad lalu yang disebut dengan Navagraha yaitu pengetahuan tentang berbagai planet dan pengaruhnya pada kehidupan manusia.
Lalu bagaimana cara kerja planet-planet itu bisa mempengaruhi kehidupan manusia?
Bahwa setiap planet memiliki daya magnetnya sendiri dan membentuk besaran frekuensi sendiri pula dan frekuensi inilah yang dipancarkan ke seluruh penjuru tata surya. Dan melalui frekuensi yang terpancar itulah kehidupan di Bumi bisa terpengaruh. Frekuensi yang ditangkap oleh berbagai lapisan tubuh kita akan bermutasi lalu menciptakan suatu bentuk pengaruh.
Coba perhatikan, sistem penanggalan yang menjelaskan berbagai pengaruh hari dan wuku pada kelahiran kita itu bukti pengakuan bahwa sistem tata surya memiliki pengaruh pada setiap kehidupan.
Navagraha adalah pengetahuan sejak era dahulu kala yang menjelaskan pengaruh planet-planet misalnya:
1.
Matahari atau Aditya
frekuensinya mempengaruhi manusia dalam hal energi yang kuat, harga diri,
otoritas, kepercayaan diri dan ego manusia.
2.
Bulan atau Candra
frekuensinya mempengaruhi manusia dalam hal cinta, ketenangan pikiran, dan
emosi.
3.
Mars atau
Angaraka frekuensinya mempengaruhi manusia dalam hal keberanian, kegairahan,
juga kepercayaan diri.
4.
Merkurius atau
Budha frekuensinya mempengaruhi manusia dalam hal ucapan, kecerdasan, daya
tangkap, kewaspadaan dan logika.
5.
Venus atau Sukra
frekuensinya mempengaruhi manusia dalam hal cinta, hubungan atau relasi,
romansa, dan kehidupan seks.
6.
Jupiter atau
Bhrihaspati frekuensinya mempengaruhi manusia dalam hal pengetahuan, karir,
dll.
7.
Saturnus atau
Saniscara frekuensinya mempengaruhi manusia dalam hal salah satunya adalah sisi
karma seseorang. Anda keluar dari jalur Dharma, menjadi sangat ambisius atau
melakukan perbuatan yang salah; maka Saturnus akan bertindak sebagai Polisi.
Cepat atau lambatnya buah karma anda secara umum bisa dilihat pada pengaruh
Saturnus dalam diri.
Jadi planet Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus dan Uranus yang sedang dalam konfigurasi segaris itu menciptakan daya magnet yang berlipat sehingga dapat pula dikatakan menciptakan energi dan pengaruhnya yang berlipat pula seperti yang kita analogikan dengan butiran-butiran magnet yang kita posisikan dalam konfigurasi segaris diatas. Sehingga otomatis pengaruhnya yang terpancar ke Bumi juga berlipat.
Namun bagaimana agar pengaruh energi yang terpancar itu bisa masuk ke dalam berbagai lapisan tubuh kita dan bermutasi dengan energi tubuh?
Maka sistem atau kondisi berbagai lapisan tubuh kita harus dalam kondisi yang baik. Tubuh fisik dalam kondisi atau perlakuan yang baik, misal memperlakukan tubuh agar sehat dengan yoga atau meditasi. menjaga pola makan dengan benar. Tubuh halus dalam kondisi baik misalnya saja sedang tidak ada kemarahan, tidak ada dengki atau iri dan lain-lain. Harus dalam kondisi misalnya saja penuh cinta, kasih sayang, dermawan, dan perilaku baik lainnya. Meditasi agar tidak ada pemikiran buruk yang bercokol dalam pikiran. Tidak ada perilaku buruk yang sedang dilakukan.
Sifat dan perilaku yang buruk akan memposisikan diri sebagai blokir terhadap pengaruh baik dari berbagai planet-planet terhadap diri masing-masing. Ketika sifat dan perilaku kita terkontrol dalam jalur yang benar maka sistem dalam berbagai lapisan tubuh kita juga dalam kondisi harmoni dan tubuh akan maksimal dalam menangkap energi baik dari berbagai planet-planet, dan energi baik itu sudah tentu sangat bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari, disadari atau tidak disadari.
Salam Kecerdasan
Aguswi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar